Senja di Pelabuhan


Akulah bidadari laut
Mengurai rambut basah lembut
Sambil
Menjalin bicara senja

Kaukah
Melengkungi sabda jingga
Yang tak tergapai itu
Adalah keinginan
Rahsia sutera termahal b
erhimpun
Seperti muatan kapal yang tak pernah sarat
Sedang pelabuhan kehilangan kelasi

(petikan puisi Siti Zainon Ismail)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: