Bila segalanya seperti satu kesilapan…


 

Terpaku ..terjerut..terkilan?

apalagi kata ,lambang pada satu akal yang terkesima …

hilang suara dalam tawa,

Bingung?,..mungkin,

Kesal?..juga mungkin,

Segalanya bagai satu kesilapan pencaturan kehidupan…

membukakan diri bergelumang ..

dalam menyeri hari-hari tergesa berlalu.

 meniup deras usia ,mengitari jarak dalam gempuran waktu..

 

Malam ini..ku renung Bulan yang tinggi di puncak..

aku yang bertemankan Sang Embun..menjerit dalam kebisuan

sungguh bertuah kau Embun..kataku,

sepanjang hayatmu tak perlu gundah,gelisah kehidupan…

lantas aku hanyut dalam sepi..memandang Bulan nan tinggi..

Embun mula bercerita..

mungkin bimbang melihat aku sendiri,sunyi menyanyi..

Wahai Embun ! teruskan ceritamu..

kata Embun..bertuah kau seorang insan…

sekali waktu mesti berjaga,

dan pergi membawa langkah ke mana saja…

 

aku pula hanya mengira saatnya ‘Si Jalak’ itu bersuara…

penantian sepanjang malam,

….terkadang melemas dan menakutkan ku..

kenapa wahai Embun? ..tanyaku

aku mungkin, akan gugur ke bumi ..

sebelum sempat melihat kekasihku ,Sang Mentari!

 

lantas mata kupejam,bibirku bergetar.

kemudian ku renung sang Embunku yang sayu

dalam hatiku bersyukur,

meski luka… menganga lebar,di sekujur jiwaku..

 **************************Fieha**************************

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: